Hotline: +62 85764650502
Selamat Datang di Kampus Pencetak Pengusaha!

Risiko Para Pemimpi Besar

hondaSuatu ketika, Soichiro Honda pernah berkata, “Mereka yang melihat kesuksesan saya sekarang baru memahami sekitar 10% dari kisah hidup saya sekarang. Sisanya adalah sisi-sisi gelap kegagalan, penderitaan, dan air mata, yang tidak mereka ketahui untuk mencapai apa yang dicapai oleh Honda saat ini.”

Membangun mimpi, dari fase gagasan di alam hayal, serta merealisasikannya menjadi kenyataan tentu bukan hal yang sederhana. Saya sering menceritakan,  butuh 17 tahun  berlatih hampir setiap hari dalam buku diary saya sebelum saya menjadi penulis yang berhasil menerbitkan buku. Saya juga perlu 9 tahun bermimpi, berjuang, dan berusaha, walau tanda-tandanya tidak selalu menunjukkan ke arah yang positif, sebelum akhirnya memiliki kampus yang saya cita-citakan.

Saya bermimpi memiliki bank, dan perlu 15 tahun untuk menunggu dan mempersiapkan diri, memantaskan diri, hingga ada keluarga yang meminta saya menyuntikkan modal serta kemampuan manajemen bisnis saya pada bank perkreditan rakyat yang mereka miliki. Dihina, ditertawakan, dianggap orang gila, dianggap pembohong, pembual, dan berbagai stigma yang lain, pernah ditempelkan kepada hampir setiap pemimpi besar, tidak terkecuali saya.

Banyak orang yang melihat terlalu sederhana proses seseorang yang telah menjadi sukses saat ini. Mungkin kita terlalu meremehkan perjalanan hidup seorang Chairul Tanjung, seorang Jokowi, seorang Jusuf Kalla, Tony Fernandes dan lain sebagainya, karena mereka sudah sukses dan terlihat hidup enak saat ini. Perjuangan mereka yang berdarah-darah kerap luput dari liputan media. Itu mengapa tidak banyak yang membaca pergolakan batin mereka hingga akhirnya tuan kemenanganlah yang menjadi penguasa dalam dialog batin keraguan mereka.

Ketika risiko para pemimpi besar hadir dalam hidup mereka berupa cercaan, wajah bersungut-sungut, bibir yang mencibir, nasihat yang berniat baik tetapi melemahkan, tidak banyak yang masuk dalam liputan media. Kebesaran hati dan jiwa seperti ini yang layaknya kita gali dan jadikan inspirasi agar jiwa kita menjadi semakin kaya seperti mereka yang berproses mencapai mimpi-mimpi besar mereka. Kekayaan batin ini yang akan mendampingi perjalanan kita meraih mimpi-mimpi kita sendiri, mimpi-mimpi orang-orang terdekat kita serta orang-orang terdekat di komunitas kita.

Kita tidak lari tunggang-langgang ketika risiko datang menghadang, bahkan mengancam, mimpi-mimpi besar kita sehingga kita tidak mudah galau dan bilang, “Sakitnya tuch di sini.”

Putu Putrayasa

Profesional Property Broker & Developer Trainer, Coach & Book Author Peraih MURI 2010 Pendiri Perguruan Tinggi Termuda Usia 26 Tahun, CEO STIEBBANK Twitter: @PutuPutrayasa

7Website artikel



Leave a Reply



Video Profil STIEBBANK

Lokasi
Contact
STIEBBANK Yogyakarta
KAMPUS : Jl. Magelang Km. 8, Mlati, Sleman, Yogyakarta 55285
info@kampuspencetakpengusaha.com
Telp : (0274) 866800 / 081328697009 / PIN : 2B4574A3
© 2017 Kampus Pencetak Pengusaha | Developed by Hebat Promosindo