Hotline: +62 85764650502
Selamat Datang di Kampus Pencetak Pengusaha!

Dibalik Kelezatan Hidangan di “Kantin Maknyusss”

IMG_20140526_115347Di balik lezatnya hidangan yang di sajikan di kantin kampus STIEBBANK, atau yang lebih dikenal “Kantin Makyuss”. Ada hal menarik yang belum diketahui orang orang. Kerja keras tak kenal lelah menjadi gambaran singkat dari sosok mahasiswi mahasiswi berikut ini. Mereka adalah sang penyelamat perut keroncongan di kampus STIEBBANK. Shima, Alip dan Nurul adalah pemiliki dari @kantin_maknyus yang ada di STIEBBANK. Bagaimana tidak di tengah kesibukan kuliahnya, mereka selalu siap melayani kebutuhan perut mahasiswa, dosen dan civitas akademik STIEBBANK lainnya. Memulai usaha memang baiknya di awali dengan impian yang besar namun dimulai dari langkah kecil yang bisa kita lakukan. Memiliki impian dan passion di bidang kuliner seperti menjadi owner dari restoran dengan hidangan yang lezat memiliki banyak cabang serta ribuan pelanggan yang loyal. Namun semua itu mereka mulai dari langkah kecil. Ya kini mereka memulai dan mengambil peluang untuk berjualan di kampus. Setelah mendapat perizinan mendirikan kantin, akhirnya mereka berjualan aneka macam makanan, mulai dari snack, makanan berat dan aneka minuman. Kantin yang berdiri bulan April lalu ini buka dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore. “Kami memilih untuk bekerja sama membangun kantin karena kita sama sama memiliki passion di bidang kuliner, dan kalau bareng bareng kan modal, resiko, untung dan ruginya bisa di tanggung bareng bareng juga. Terus bisa gantian jaga kalau salah satu dari kita ada jam kuliah” kata mereka sependapat. Ketiga mahasiswi ini memang selalu Nampak kompak dan bersemangat dalam menjalankan usahanya. Tampak dari cara mereka melayani penuh dengan keramahan dan tak jarang diselingi canda yang mengundang gelak tawa. Siapa saja mahasiswi ini yuk kita berkenalan lebih dalam. Alifah Cahyaningtias nama lengkap mahasiswi asal Banjarnegara yang akrab dipanggil Alip ini, sebelumnya adalah mantan pengurus UKM kuliner yang ada di STIEBBANK. Meski saat ini dia juga cukup disibukan dengan merangkap menjadi salah satu staff di Manajemen STIEBBANK. Menjalani rutinitas yang cukup padat tiap harinya, mulai dari kegiatan perkuliahan, pekerjaan, dan segudang pekerjaan di usaha kantinnya itu. Nurul Hidayati, mahasiswi yang satu ini, sebelumnya pernah juga memiliki usaha kuliner yakni memproduksi sekaligus memasarkan Dodol Buah. Bermodalkan peralatan seadanya, ia sulap dapur rumahnya menjadi tempat produksi. Namun karena berbagai pertimbangan kini ia lebih focus untuk mengembangkan kantin Maknyuss ini. Yang patut di kagumi dari dia, sebagai mahasiswi asli Jogja tepatnya dari Jl. Parangtritis KM 14. Meski jarak dari Kampus ke rumahnya itu cukup jauh apalagi untuk ditempuh seorang perempuan, pulang pergi setiap hari kuliah. Namun ia nampak selalu bersemangat dan tidak mengeluh. Dan yang terakhir adalah Shima Khotijah. Sepertinya kita harus belajar cara membagi waktu dari mahasiswi yang satu ini. Di tengah kesibukannya berjualan di Kantin ternyata ia juga menjalankan usaha berjualan ayam goring crispy yang ia titipkan di warung makan dan pedagang makanan keliling dan telah berjalan hampir setahun. Sepulang dari berjualan di kantin ia belanja berbagai macam bahan dan keperluan kantin dan usahanya. Pagi harinya jam 3 pagi ia sudah mulai produksi ayam goring crispy-nya jam 5 paginya ia sudah harus mengantarkan ke berbagai warung yang ia titipi. Jam 8 pagi ia harus sudah di kantin dan mengerjakan pekerjaan lainnya. Hebatnya dengan kesibukan padat seperti itu ia tetap mengutamakan kuliah. Ia selalu berusaha untuk tidak membolos dan mengerjakan tugas perkualiahan sebaik mungkin. Berkat kerja kerasnya itu ia telah bisa memenuhi kebutuhan pribadinya sendiri dan membeli sebuah motor yang ia beli dari hasil bisnisnya itu. Uniknya ia adalah lulusan dari jurusan Instalasi Listrik dari sekolah SMK di Jogja. Namun jiwa dan impian menjadi pengusaha telah tertanam di hatinya. Hingga akhirnya memutuskan untuk kuliah di STIEBBANK. Menjalankan bisnis dengan kepemilikan bersama, menurut beberapa ahli mengatakan juga memiliki resiko yang cukup besar, diantaranya adalah konflik antar pemilik usaha. Nampaknya hal ini pun sudah disadari oleh ketiganya. Dan mereka pun telah memiliki jurus untuk mengantisipasi hal itu. “Jalanin usaha bareng ini, kita udah ngerasa keluarga. Rasa kebersamaannya udah kuat banget. Konflik pasti terjadi, tapi kita udah sepakat untuk tetap solid dengan selalu terbuka dan mengkomunikasikan apa yang menjadi uneg uneg, tidak udah tersinggung dan selalu ceria” Papar Shima. Kedepannya target terdekatnya adalah terus memperbaiki kualitas produk dan pelayanan. Demi mencapai visi bersama memiliki rumah makan dan restoran di kemudian hari. Mau Jadi Sarjana sekaligus Pengusaha? Info Pendaftaran Mahasiswa Baru Hub 08 222 777 4540 PinBB 7D5F5022



Leave a Reply



Video Profil STIEBBANK

Lokasi
Contact
STIEBBANK Yogyakarta
KAMPUS : Jl. Magelang Km. 8, Mlati, Sleman, Yogyakarta 55285
info@kampuspencetakpengusaha.com
Telp : (0274) 866800
© 2017 Kampus Pencetak Pengusaha | Developed by Hebat Promosindo