Hotline: +62 85764650502
Selamat Datang di Kampus Pencetak Pengusaha!

Kenyamanan Karyawan = Investasi

Business Professionals19 Tahun berbisnis membawa saya pada berbagai pengalaman. Saya telah mengalami bisnis ketika satu-satunya karyawan adalah diri saya sendiri, ketika saya merangkap sebagai pemilik, tukang ketik, dan sekaligus office boy. Saya pernah memiliki tim kecil yang hanya berdua atau bertiga. Saya juga sudah menangani ratusan karyawan bahkan ribuan tim pemasaran di berbagai kota di Indonesia.

Saya telah mengalami bagaimana mengeksekusi ide bisnis, terutama yang di luar nalar dan pemikiran teman-teman. Perlu membangun komunikasi yang hebat sebelum sebuah ide besar dieksekusi dengan penuh keyakinan sekaligus keikhlasan oleh seluruh tim.

Sementara saya menjadi konsultan, saya juga menemukan berbagai kasus perusahaan, terutama perusahaan-perusahaan yang terpuruk, yang mampu bahkan tidak mampu menggaji karyawannya. Saya juga menemukan di kelas-kelas motivasi, mulai dari menemui beberapa orang eksekutif, hingga berbicara di depan 1.800 karyawan sekaligus.

Tugas utama seorang pemimpin, direktur, atau pun CEO sebuah organisasi bisnis  adalah menjaga agar tim berlari dalam ritme kerja yang penuh semangat untuk meraih goal jangka pendek dan menengah, serta tetap “on the track” menggapai visi yang telah dicanangkan.

Benturan yang sering terjadi adalah miskomunikasi dikarenakan ego pribadi maupun alasan-alasan operasional. Benturan operasional yang paling sering saya temui adalah antara bagian marketing dan keuangan. Kedua divisi ini memang biasanya diisi oleh orang-orang yang berbeda secara karakteristik pribadi, sekaligus berbeda dalam pendekatan cara meraih sukses mereka. Orang keuangan diberikan bekal untuk efisien, menghemat anggaran, dan sesedikit mungkin mengeluarkan uang, sementara di bagian marketing seringkali jadi boros dan tidak efisien karena banyak anggaran entertainment, traktir-traktir, dll, yang jelas-jelas tampak sebagai pemborosan jika dilihat secara keuangan.

Sementara, bagi orang marketing, traktir-traktir, entertainment, dll, adalah bagian dari membangun network, membangun human capital. Kadang-kadang saya, sebagai pemimpin, yang memulai karir dari marketing juga tampak boros dan tidak efisien. Namun itulah cara saya membangun tim yang lebih besar. Saya kerap menemukan perusahaan-perusahaan yang menjadi pasien saya lupa berinvestasi pada kenyamanan karyawan.

Pertengkaran antara bagian keuangan dan bagian marketing tidak berhasil diatasi dengan baik, terus menjadi polemik berkepanjangan, dan mengganggu kenyamanan. Mengggangu kenyamanan karyawan berarti mengganggu investasi.

Lalu bagaimana dengan efisiensi? Efisiensi harus namun perlu disampaikan secara berhati-hati dan persuasif sehingga semua orang merasa diperlukan langkah-langkah efisiensi. Jadi, efisiensi pun dilakukan untuk kenyamanan sekaligus kesejahteraan karyawan yang lebih besar di masa depan.

Tidak heran jika seorang entrepreneur atau pengusaha yang menggunakan mindset ini mengantarkan bisnisnya menjadi bisnis yang hidup segan mati tak mau… Nah bagaimana dengan bisnis anda?

Putu Putrayasa

Profesional Property Broker & Developer Trainer, Coach & Book Author Peraih MURI 2010 Pendiri Perguruan Tinggi Termuda Usia 26 Tahun, CEO STIEBBANK Twitter: @PutuPutrayasa



Leave a Reply



Video Profil STIEBBANK

Lokasi
Contact
STIEBBANK Yogyakarta
KAMPUS : Jl. Magelang Km. 8, Mlati, Sleman, Yogyakarta 55285
info@kampuspencetakpengusaha.com
Telp : (0274) 866800
© 2017 Kampus Pencetak Pengusaha | Developed by Hebat Promosindo